SCHEDULE NUMBER SEBAGAI INOVASI
PENGENDALIAN COVID-19 DALAM PELAYANAN ADMINISTRASI DI FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS TADULAKO PALU
Oleh : Ahmad Anshori
Corona Virus Disease 2019
atau akrab disebut COVID-19 masih menjadi masalah masyarakat dunia saat ini.
Meskipun sudah setahun berlalu, belum ada indikasi bahwa pandemi ini akan
segera berakhir. Bahkan di beberapa negara termasuk Indonesia, transmisi
daripada Covid-19 justru semakin tak terkendali. Di Indonesia sendiri
berdasarkan data dari Satgas Covid-19, per
26 Januari kasus positif terkonfirmasi berjumlah 1.012.350 kasus. Data
ini menunjukkan bahwa kondisi saat ini masih belum baik-baik saja, dan masih
sangat diperlukan upaya pengendalian guna memutus mata rantai penularan virus
ini.
Meskipun angka
penularan Covid-19 di Indonesia masih sangat tinggi, kegiatan masyarakat di
tempat kerja telah kembali seperti sebelumnya. Namun tetap dengan
batasan-batasan protokol kesehatan yang ada. Hal ini dimaksudkan sebagai upaya
penjagaan terhadap stabilitas ekonomi negara, agar tidak semakin buruk
diakibatkan pandemi. Keadaan ini tentu sudah dipertimbangkan secara baik oleh stakeholder terkait, itulah sebabnya
dalam pelaksanaan aktivitas kerja masih sangat terikat dengan batasan protokol
kesehatan. Dengan dasar bahwa kegiatan ekonomi dan penjagaan kesehatan
masyarakat tetap harus diutamakan dan berjalan beriringan.
Lingkungan kerja
khususnya di satuan pendidikan seperti kampus, pelayanan administrasi adalah
hal yang sangat dibutuhkan demi lancarnya kegiatan perkuliahan. Bagian
administrasi juga menjadi sangat penting di lingkungan kampus karena segala hal
perihal data akademik mahasiswa berada di bagian ini, sehingga bukan rahasia
umum jikalau bagian administrasi kampus menjadi bagian yang paling sibuk dalam
memberikan pelayanan. Di masa pandemi seperti saat ini, bagian adminisrasi
kampus dihadapkan pada satu masalah yang cukup dilematis, dimana di satu sisi mereka
harus memberikan pelayanan dan di sisi lain harus tetap menjaga pelaksanaan
protokol kesehatan.
Bagian
administrasi kampus khususnya yang ada di Fakultas Pertanian Universitas
Tadulako Palu, pelayanan administrasi bagi mahasiswa sudah dilaksanakan secara
baik, dengan menggabungkan proses pelayanan offline
dan online. Pelayanan secara online diberikan
bagi mahasiswa yang masih berada di kampung halaman, namun membutuhkan
pelayanan administrasi. Sedangkan
pelayanan offline dilakukan bagi mahasiswa yang berada di Kota Palu dan
sekitarnya dan membutuhkan pelayanan administrasi. Namun masalah yang terjadi
adalah inovasi yang dilakukan dengan menyediakan pelayanan secara offline bagi
mahasiswa, dinilai kurang efektif. Hal ini dikarenakan proses pelayanan online
yang jauh lebih lama dibandingkan pelayanan offline. Kondisi ini menjadikan
banyak mahasiswa Fakultas Pertanian yang lebih memilih pelayanan langsung
secara offline di bagian administrasi Fakultas.
Dalam
pelaksanaan pelayanan administrasi di Fakultas Pertanian Universitas Tadulako
menerapkan keharusan untuk melaksanakan program 3M (Memakai masker, Mencuci
tangan, & Menjaga jarak). Namun banyaknya jumlah mahasiswa yang datang untuk
mendapatkan pelayanan, menjadikan sering terjadi penumpukkan massa tanpa ada batasan
jarak di bagian administrasi. Dengan terjadinya penumpukan massa, yang menjadi
kekhawatiran adalah bagian administrasi kampus khususnya Fakultas Pertanian
Universitas Tadulako yang pada dasarnya hanya membantu pelayanan kegiatan
akademik mahasiswa, justru berkemungkinan menjadi klaster baru penularan virus
Covid-19. Sehingga perlu ada inovasi baru yang dapat menjadi jalan keluar untuk
mengatasi masalah penumpukkan massa di bagian administrasi ini.
Schedule Number
dapat dijadikan inovasi program untuk mengurangi penumpukkan massa di bagian
administrasi demi mensukseskan pelakasanaan 3M. Schedule Number sendiri merupakan program penjadwalan terstruktur,
dimana pemberian pelayanan administrasi disesuaikan dengan urutan Nomor Induk
Mahasiswa (NIM). Dalam pelaksanaannya, bagian administrasi akan membatasi
jumlah mahasiswa yang dilayani, serta menjadwal mahasiswa mana saja yang dapat
dilayani yang disesuaikan dengan nomor induk mereka. Dengan sistem ini maka
mahasiswa yang tidak mendapat jadwal pelayanan di satu hari tertentu tidak akan
datang ke bagian administrasi karena mengetahui bahwa meskipun mereka datang ke
bagian administrasi mereka tidak akan dilayani karena bukan jadwal mereka untuk
dilayani. Dengan sistem ini pula, pelaksanaan pelayanan administrasi mahasiswa
dapat lebih teratur dan penumpukkan massa tidak akan terjadi, sehingga
pelaksanaan protokol kesehatan dalam hal ini 3M dapat dimaksimalkan
pelaksanaannya.
Dalam
pelaksanaan program Schedule Number
memang menjunjung tinggi budaya antre. Namun bukan berarti tidak dapat dilakukan
secara fleksibel. Schedule Number
dapat diabaikan atau mahasiswa yang belum mendapatkan jadwal dapat dilayani
dengan catatan bahwa pelayanan administrasi yang dibutuhkan sifatnya mendesak
dan dapat dibenarkan. Misalnya, mahasiswa tingkat akhir yang membutuhkan
pelayanan clearing, mahasiswa
penerima beasiswa yang membutuhkan dokumen pendukung pencairan dana beasiswa,
serta kondisi-kondisi lain yang setelah ditinjau memang membutuhkan pelayanan
administrasi dengan segera.
Selain untuk
menghindari terjadinya penumpukkan massa di bagian administrasi, proram ini
juga dimaksudkan untuk menumbuhkan budaya antre mahasiswa yang lambat laun mulai
terkikis karena ego pribadi untuk mendahulukan diri. Lebih dari itu,
pelaksanaan program ini juga sebagai upaya pemaksimalan penerapan 3M (Memakai
masker, Mencuci tangan, & Menjaga jarak) dengan harapan bahwa penuluran
Covid-19 di lingkungan kampus khususnya bagian administrasi di Fakultas
Pertanian Universitas Tadulako dapat ditekan serta diminimalisir kemungkinan
terjadinya.
Dalam
pengimplementasian program Schedule
Number, ada beberapa tahapan yang akan di lalui, yaitu :
|
No |
Jenis
Kegiatan |
Sasaran |
Tujuan |
|
1 |
Perencanaan |
Bagian administrasi
Fakultas Pertanian UNTAD |
·
Pembagian Jobdesk pegawa administrasi dalam
pemberian pelayanan ·
Pembentukan
sistematika pelayanan ·
Pembagian jadwal
Nomor Induk mahasiswa |
|
2 |
Sosialisasi |
Seluruh Mahasiswa
Fakultas Pertanian UNTAD |
· Memberikan
penjelasan mengenai pelaksanaan program · Memberikan
himbauan untuk mensukseskan program · Mendistribusikan
jadwal pelayanan berdasarkan NIM |
|
3 |
Pelaksanaan |
Bagian administrasi
dan seluruh mahasiswa Fakultas Pertanian UNTAD |
· Mengurangi
tumpukkan mahasiswa di bagian administrasi · Menertibkan
layanan administrasi di masa pandemi demi mensukseskan pelaksanaan 3M · Maksimalisasi
pelayanan administrasi mahasiswa |
|
4 |
Evaluasi |
Bagian administrasi
Fakultas Pertanian UNTAD |
· Mengetahui
kendala-kendala dalam pelaksanaan program · Merumuskan
jalan keluar masalah untuk pelaksanaan program di bulan selanjutnya |
Dalam pelaksanaan sebuah inovasi diperlukan sebuah
tekad dan keberanian. Sehingga pelaksanaannya tidak rgau-ragu dan hasil yang dicapai
akan sesuai dengan apa yang diharapkan. Melalui program Schedule Number diharapkan pelayanan administrasi di Fakultas
Pertanian Universitas Tadulako di masa pandemi dapat dilaksanakan secara maksimal
dengan tetap menjungjung tinggi tujuan
daripada protokol kesehatan terutama 3M. Melalui program Schedule Number pula diharapkan dapat menjadi sebuah solusi baru untuk
menghadapi masalah layanan administrasi serta upaya memutus mata rantai
penularan Covid-19 untuk masyarakat yang senantiasa sehat di tempat kerja.
Karena Tidak ada hal baru tanpa inovasi,
Taka da kesehatan dan keselamatan di masa pandemi tanpa adanya kesadaran diri.
DAFTAR PUSTAKA
Fitri, Bella Mutia, Widyastutik, and Iskandar Arfan. 2020.
"Penerapan Protokol Kesehatan Era New Normal dan Resiko Covid-19 Pada
Mahasiswa." Riset Informasi Kesehatan, Vol. 9 (2) 143-153.
Munir, M. 2021.
"Pendampingan Pembiasaan Penerapan Protokol Kesehatan Pencegahan
Penyebaran Covid-19 Pada Santri Di TPA Al-Khodijah Desa Katerban Kecamatan
Baron Kabupaten Nganjuk." Jurnal Pengabdian Masyarakat, Vol. 1 (1)
31-40.
Rahmaniah, Laila,
Ichsan Rizany, and Herry Setiawan. 2020. "Hubungan Penjadwalan Dinas
Perawat Dengan Kepuasan Kerja Perawat Di Instalasi Rawat Inap." Jurnal
Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan, Vol. 3 (1) 29-36.
Satuan Tugas Penanganan
COVID-19, 2021. Data Sebaran Covid-19. https://covid19.go.id. Diakses pada 26
Januari 2020.
Situmorang, Lidya
Merybeth, Litriane Rispa Widhy, and Putri Devi Indriastuty. 2020. Pemberdayaan
MAsyarakat Di Indonesia Pada Masa Pandemi Covid-19. Research, Depok:
Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia.
Velavan, Thirumalaisamy
P, and Christian G Meyer. 2020. "The COVID-19 Epidemic." Tropical
Medicine & International Health, Vol. 25 (3) 278-280.
Zukmadini, Alif Yanuar,
Bhakti Karyadi, and Kasrina. 2020. "Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat
(PHBS) Dalam Pencegahan Covid-19 Kepada Anak-Anak di Panti Asuhan." Jurnal
Pengabdian Magister Pendidkan IPA, Vol. 3 (1) 68-76.
Comments
Post a Comment